Category Archives: Uncategorized

Antarmuka, Fitur, dan Teknologi Antarmuka Pada Telematika

Defini Antarmuka

Antarmuka atau bisa disebut juga dengan user interface berfungsi untuk menghubungkan user (pengguna) dengan system operasi , sehingga computer tersebut bisa digunakan. Terdapat dua antarmuka yaitu CLI (Command Line Interface) dan GUI (Graphical User Interface). CLI adalah antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan system operasi melalui text-terminal dengan cara mengetikkkan baris-baris tertentu. Sedangkan GUI adalah antarmuka dimana pengguna berinteraksi melalui gambar, grafik, ikon, menu dan menggunakan perangkat penunjuk seperti mouse maupun trackball. Dalam sejarah mencatat bahwa XEROX PARC (Palo Alto Research Center) yang pertama kali meriset tentang GUI

Fitur dan Teknologi Antarmuka Pada Telematika

1. Head Up Display System

Merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunaannya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya.

2. Tangible User Interface

Antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik.

3. Computer Vision

Merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat.

4. Browsing Audio Data

Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video atau audio data yang di tembak oleh sebuah IP.

5. Speech Recognition

Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan

6. Speech Synthesis

Merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia.

sumber

Dampak telematika di indonesia dan dunia

PENGERTIAN TELEMATIKA

Telematika pada awalnya dikembangkan di sisi internet. Ketika komputer tersebar luas, kebutuhan akan suatu cara mudah untuk menukar data tumbuh berkembang. Ini adalah ketika teknologi telekomunikasi telah digunakan untuk menghubungkan antar komputer dan kemudian telematika dilahirkan. Telematika adalah jawaban atas keprihatinan yang terjadi pada tahun 1976 di Perancis, yang ketika itu perkembangan aplikasi komputer telah mengubah organisasi ekonomi dan sosial masyarakat.

Perkembangan telematika di Indonesia mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Pengaruh Telematika, khususnya dalam penghidupan masyarakat sehari – hari . Terdapat Dampak Positif dan Dampak Negatif yang dapat mempengaruhi kita. Itu semua tergantung dari bagaimana kita menerimanya dan menghadapinya. Banyak orang yang hanya memakai telematika tanpa memperhatikan Manfaat Telematika. Padahal kalau kita tau manfaatnya, maka kita akan menggunakan Telematika dengan sebaiknya dan mengambil kesempatan yang ada .

Pengaruh Telematika juga terdapat Dampak Negatif yang membuat kita menjadi rusak. Kita bisa lupa waktu dan berjam jam didepan laptop ataupun komputer. Padahal tidak ada yang mereka dapatkan, ataupun mencari informasi yang ada. Yang dibuka mungkin hanyalah sosial media dan bermain game sampai lupa waktu, yang membuat anak anak menjadi males sekolah ataupun belajar. Masih banyak Pengaruh Telematika yang mungkin anda bisa cari melalui Google ataupun Bing .

Banyak Manfaat Telematika dan Dampak Positif Telematika dalam perkembangan jaman sekarang ini. Orang yang buta teknologi , khususnya Telematika, maka ketinggalan jaman dan tidak tahu apa – apa. Dengan perkembangan jaman yang semakin maju ini , menghasilkan berbagai macam manfaat telematika dan dampak positif.

Saat ini Telematika muncul sebagai bidang ilmu yang memfokuskan pada peningkatan interaksi di antara manusia atau proses melintasi jarak dan waktu melalui aplikasi Information and Communications Technology (ICT).Contohnya saja E-commerce Salah satu bidang yang di cakup dalam penerapan ilmu telematika adalah bidang ekonomi.

SEJARAH TELEMATIKA

Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika. Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang.

Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

 

Dampak Positif Penggunaan Telematika

-Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%.

-Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional yang ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronik/electronic commerce (e-commerce).

-Manfaat internet dalam e-business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.

-Manfaat internet dalam e-goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.

-Telematika ini juga memberikan dampak Possitif lain di bidang perekonomian Indonesia. Dengan memanfaatkan Internet sudah banyak masyarakat Indonesia sudah bisa membangun Bisnis Jual beli sendiri melalui Internet atau bisa sering menyebutnya dengan E-Commerce.

Dampak Negatif Penggunaan Telematika

-Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.

-Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.

-Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.

Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan

-Informasi yang dibutuhkan untuk menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam mengakses tujuan pendidikan

-Inovasi dalam pembelajaran tumbuh di hadapan e-learning inovasi yang lebih memudahkan proses pendidikan

-Kemajuan TIK juga akan memungkinkan pengembangan teleconference kelas virtual atau kelas yang berbasis yang tidak memerlukan pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan

 

 

Sumber :

  1. http://arief133.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html
  2. https://adiprabowo31.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html
  3. http://meidialestari.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html
  4. http://rap0501.blogspot.co.id/2014/10/apa-itu-telematika.html
  5. http://tituszakharia.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html

Rangkuman Pemrograman Aplikasi J2EE – EJB

Pemrograman Java untuk aplikasi J2EE (Java 2 Platform Enterprise Edition) dan Java EE (Enterprise Edition) tidak mungkin dilakukan tanpa mengikutsertakan pembahasan  tentang EJB (Enterprise Java Beans) atau Enterprise Beans.

EJB

Merupakan standar pengembangan komponen Java yang berjalan di sisi server. Ia mendefinisikan persetujuan antara komponen dan aplikasi server yang memungkinkan setiap komponen berjalan dengan baik di beberapa server aplikasi (mis: SJSAS).

Komponen EJB disebarkan ke komputer tertentu yang berada di jaringan komputer, dapat diimpor dan dimuat ke server aplikasi yang merupakan markas dari komponen EJB yang bersangkutan. Pengembangan komponen EJB ditekankan pada fungsinya, pada layanan yang disediakan oleh spesifikasi J2EE. Arsitektur EJB hanya didukung oleh bahasa pemrograman berorientasi objek Java. Beberapa alasan untuk itu adalah  :

  • Pemisahan yan tegas antara antarmuka dan implementasi

Bertujuan agar memudahkan kita dalam melakukan pembaharuan dan pemeliharaan aplikasi. Bahasa pemrograman Java mendukung pemisahan antarmuka dan implementasi ini hingga ke perngkat sintak melalui kata kunci interface dan class.

  • Keamanan

Dalam bahasa java jika suatu thread mengalami kegagalan. Aplikasi tetap berjalan seperti seharusnya. selain itu dalam bahasa pemrograman java, pointer bukan merupakan isu yang utama.

  • Lintas Platform

Aplikasi yang dikembangkan dengan bahasa Java mampu berjalan di berbagai macam platform (baik perangkat keras, maupun lunak).

EJB ditujukan untuk melakukan operasi di sisi server, seperti mengeksekusi algoritma yang sangat kompleks, melaksanakan transaksi bisnis bervolume tinggi atau akses ke basis data yang melandasi (undelying database). Secara spesifik EJB digunakan untuk menulis berbagai logika yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan bisnis aplikasi. Komponen EJB dapat melakukan tugas berikut :

  • Melaksanakan logika bisnis, seperti menghitung pajak untuk suatu shopping cart pada aplikasi e-commerce.
  • Melakukan akses ke basis data, Melakukan pemisahan yang tegas antara pengaksesan data ke basis data dengan logika pemrosesan data-data bersangkutan, sehingga jika ada perubahan, dapat di implementasikan dengan mudah.
  • Mengakses sistem yang lain, misalnya mengakses sistem yang ada pada bahasa pemrograman lain seperti COBOL, C++. EJB dapat diintegrasikan dengan aplikasi lain menggunakan JCA (J2EE Connector Architecture).

Berbagai Jenis EJB dan Pemuat EJB

Menurut spesifikasi yang dibuat oleh sun Microsystem Inc., ada 3 jenis EJB, yaitu session beans, entitiy beans, serta message-drivern beans. Sekaub itu , untuk komponen session beans dikenal 2 subtipe didalamnya, yaitu stateless beans dan statefull session beans.

Session beans merepresentasikan pekerjaan yang akan dilakukan untuk klien yang memanggilnya. Session beans merupakan kode yang mengimplementasikan proses bisnis aplikasi J2EE, yang mengimplementasikan logika bisnis, algoritma yang kompleks dan lain sebagainya. Sebagai contoh session beans dapat melakukan perhitungan harga, pemasukan pesanan, kompresi audio dan video, transaksi perbankan, operasi basis data dan lain sebagainya. Dalam hal ini session beans merupakan komponen yang dapat digunakan ulang (reusable component) untuk suatu proses bisnis tertentu.

Salah satu perbedaan kunci antara session beans dan enterprise beans yang lain adalah lingkup kehidupannya. Instansiasi suatu session beans biasanya merupakan objek yang berumur pendek. Umurnya bersesuaian dengan resi tertentu atau kode klien yang memanggilnya . Sebagai contoh, jika kode di sisi klien menghubungi session beans untuk melakukan logika pemasukan pesanan, pemuat EJB (yang dalam hal ini beberapa server aplikasi seperti SJSAS atau JBoss, yang juga bertindak sebagai oemuat EJB bertanggungjawab untuk menciptakan instansiasi session beans tersebut.

Dalam hal ini ada persamaan di antara masing-masing jenis EJB, yaitu bahwa mereka semua berada di suatu markas tertentu di memori komputer server, yang kemudian akan di instansiasi hanya saat pemanggilan metode tertentu dari arah klien. Saat ada pemanggilan metode tertentu, suatu bean akan diinstansiasi untuk melaksanakan suatu tugas tertentu. Saat bean tersebut tidak diperlukan lagi, bean itu akan dihancurkan dan kembali ke pool semula. Pool ini berada di memori komputer server.

Entity bean disimpan dalam bagian tempat penyimpanan yang permanen, misalnya dalam sistem basis data relasional. Entity beans dapat dikonstruksi di memori dari data-data yang ada di basisdata dan mereka dapat hadir untuk waktu yang lama di dalam sistem. Kontrasnya, session beans tidak bersifat persisten. Ini berarti session beans tidak dapat disimpan ditempat penyimpanan permanen, misalnya disimpan dalam sistem basis data relasional. Session beans dapat melakukan operasi terhadap sistem basis data, tetapi session beans bukan merupakan objek persisten.

Stateful session beans melakukan pencatatan beberapa permintaan yang dilakukan . Contoh penggunaannya yang paling umum adalah pada aplikasi e-Commerce. Saat melakukan pembelian, pengguna dapat menambahkan produk-produk yang dia inginkan ke suatu shopping cart. Setiap kali pengguna menambahkan produk, kita kemudian melakukan berbagai permintaan. Konsekuensinya adalah bahwa komponen harus melacak state pengguna setiap saat dari suatu permintaan ke permintaan lain. Statefull session beans dirancang agar proses bisnis dapat merentang dalam beberapa permintaan metode berganda atau dalam transaksi. Agar dapat melakukannya, statefull session beans harus memelihara state.

Agar stateless session beans bermanfaat bagi klien, klien harus melewatkan semua data klien sebagai parameter. Alternatifnya, stateless session beans dapat memanggil data-data yang dibutuhkannya daru sumber eksternal, misalnya dari sistem basis data relasional. Contoh oenggunaan stateless session beans adalah untuk melaksanakan operasi matematika yang kompleks untuk suatu input tertentu, misalnya kompresi audio atau video. Salah satu kunci keuntungan EJB adalah memberi kemampuan pada aplikasi kita untuk menciptakab entity beans. Entity beans yang merupakan objek persisten dapat kita simpan di tempat penyimpanan yang permanen, misalnya di sistem basis data relasional.

Dalam aplikasi banyak lapis berorientasi objek yang cangih, kita dapat membuat pemisahan yang jelas antara 2 jenis komponen yang disebarkan ke komputer-komputer lain yang berada dalam lingkup jaringan :

  1. Komponen logika aplikasi, merupakan metide yang melakukan pekerjaan yang bersifat umum.
  2. Komponen data yang persisten, objek dalam bentuk entity beans, yang mampu menyelaraskan diri dengan tempat penyimpanan yang persisten.

Daftar Pustaka : Nugroho, Adi. 2008. Pemrograman  Java Menggunakan IDE Eclipse Callisto Dalam Penerapannya pada Pengembangan Aplikasi JavaEE dengan Konsep Enterprise Java Bean dan Web Service. Yogyakarta : ANDI.

iPhone vs. Android, Lebih Baik Mana?

apple-vs-android-010700

Pada artikel ini, akan dibandingkan kemampuan dari masing-masing smarthphone berdasarkan fiturnya :

  • Login

TouchID fingerprint sensor milik Iphone telah membuat kesulitan dalam membuka lockscreen menjadi mudah. Beberapa Android memiliki fitur serupa, beberapa lainnya memiliki fitur “Smart Lock” yang menggunakan rekognisi wajah atau lokasi namun fitur ini membuatnya kurang aman.

  • Membuat Panggilan

Kontak Favorit terlihat lebih baik di dalam Android, disusun berdasarkan orang yang paling sering dihubungi, namun FaceTime dari iPhone merupakan fitur yang killer.

  • Cek Waktu

Android dan iPhone menunjukan waktu ketika pengguna menekan tombol kunci, namun banyak Smartphone Android yang memiliki cara lebih baik dalam menunjukan waktu seperti Motorola, Samsung, dan HTC yang memiliki smart cover dan sensor yang secara otomatis menunjukan waktu disaat pengguna menarik smartphone dari kantong, adapun fitur lain Android yang membiarkan layarnya terjaga dengan menunjukan waktunya saat melakukan charging.

  • Mengambil Foto/Video

Kamera Android bervariasi dari yang paling baik dan buruk. Kamera iPhone kualitasnya terjaga, tetapi me-manage foto jauh lebih baik dan lebih murah menggunakan Android. Google Photos memberikan kapasitas tak terbatas secara gratis sedangkan iCloud milik Apple tidak.

  • Keyboard

Fitur keyboard Android masih lebih baik dari Apple berkat fitur swipe gestures dan punctuation.

  • Penggunaan Aplikasi

Interface penampilan aplikasi pada Android lebih baik dari Apple. Android membiarkan pengguna mengorganisasi aplikasi dengan memiliki hal penting diletakan di home screen dan menyembunyikan aplikasi yang kurang berguna di app drawer atau biasa kita sebut menu. Widget pada Android juga lebih berguna dari pada milik Apple.

  • Notifikasi

Pada iPhone,pengguna dapat merespon langsung dari dalam notifikasi, sesuatu yang tidak dimiliki Android. Namun pada Android, notifikasi bisa diatur berdasarkan prioritas dan notifikasi akan ada di bagian paling atas, lalu menunjukan konten dari notifikasi prioritas tersebut dan meminimal kan notifikasi lain yang tidak penting.

  • Pemutar Lagu

Apple Music memang tidak memiliki opsi gratis namun berintegrasi dengan sangat baik dengan iTunes.

  • Cek E-mail

Tampilan dari gmail “material design” membuat pengguna dapat menjelajahi email lebih baik , switch akun yang lebih mudah.

  • Kontak

Kontak pada Android lebih mudah untuk di navigasi dan foto-fotonya membuat pengguna lebih mudah dalam mencari kontak yang ingin dicari. iPhone otomatis terhubung dengan Facebook dan yang lainnya, pada Android biasanya memerlukan aplikasi terpisah untuk melakukan hal tersebut.

Dan masih banyak fitur lainnya dari iPhone dan Android yang belum dibahas. Jadi, menurut kalian, yang manakah yang lebih baik ?

Referensi

Proposal Penelitian Ilmiah

 

  1. JUDUL PENELITIAN

     PEMBUATAN APLIKASI REMOTE DESKTOP DAN MESSAGING DALAM SUATU JARINGAN INTRANET.

  1. PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Dalam kehidupan sehari-hari informasi dan data bagaikan sebuah nafas yang selalu dibutuhkan setiap waktu, ketika alat transfer informasi dan data seperti internet belum ditemukan pertukaran informasi memakan waktu yang cukup lama dan membutuhkan proses yang panjang, akan tetapi berbeda dengan sekarang yang mana teknologi internet bagaikan pembantu kita yang mana setiap saat kita butuhkan untuk membantu aktivitas kita dalam kehidupan sehari-hari baik itu berupa messaging ataupun website untuk mengetahui apa saja yang terjadi diseluruh belahan dunia tidak hanya itu kecepatan pertukaran informasi dan datapun bisa dilakukan dalam kurun waktu yang cepat.

Dalam sebuah jaringan intranet seperti LAN (Local Area Network) yang digunakan dalam perusahaan ataupun Warnet pertukaran data sangat penting terutama ketika client membutuhkan file yang terdapat dalam server dan menanyakan beberapa pertanyaan kepada server ketika terjadi kesalahan dalam komputer sehingga di butuhkannya messaging dan transfer data antara client dan server agar kesalahan cepat di selesaikan, selain itu jika server ingin mematikan computer client yang masih aktif server tidak harus mengecek satu- persatu komputer mana yang masih dalam keadaan menyala cukup mengetahuinya melalui server dan langsung menshutdownnya. Hal inilah yang  mendorong penulis untuk membuat penelitian ilmiah yang berjudul “PEMBUATAN APLIKASI REMOTE DESKTOP DAN MESSAGING DALAM SUATU JARINGAN INTRANET”.

Batasan Masalah

Pada penulisan ilmiah ini, penulis membuat sebuah fasilitas berupa chat/messaging yang mana merupakan alat komunikasi antara client dan server jika ada sesuatu yang di tanyakan oleh client, selain itu terdapat juga transfer file, ketika client membutuhkan file dari server, server langsung bisa mengirimnya melalui messaging, yang mana harus memiliki koneksi dengan server langsung dan selain itu server memiliki fasilitas berupa remote desktop yang berisikan shutdown, restart dan log off  tanpa perlu mendatangi komputer client lalu menshutdownnya selain itu semua hak akses aplikasi sepenuhnya milik client. Aplikasi ini memudahkan client dan server dalam pertukaran data dan informasi sehingga tidak perlu mendatangi server langsung untuk menanyakan sesuatu yang melibatkan client dan server, selain itu memudahkan server untuk mematikan komputer jika sewaktu-waktu masih ada komputer yang masih dalam keadaan menyala dan memudahkan dalam recovery data melalui server. Pembuatan aplikasi menggunakan bahasa pemograman C# serta editor Microsoft Visual C# 2008 Express Edition .

Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memudahkan client dan server dalam pertukan informasi baik itu messaging ataupun transfer file dan memudahkan server meremote client desktop.

Metode Penelitian

Beberapa metode yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini adalah:

  1. Pengumpulan data

     Untuk mengumpulkan informasi mengenai penyakit infeksi, gejala, dan cara penaggulangannya penulis melakukan studi kepustakaan dimana sumber diambil dari buku-buku dan artikel yang berkaitan.

  1. Analisa dan Perancangan

Menganalisis dan merancang suatu aplikasi remote desktop dan messagging dengan menggunakan bahasa pemograman C# melalui Microsoft Visual C# 2008 Express Edition. Analisis terdiri dari analisis masalah, analisis metode dam analisis kebutuhan sistem dari aplikasi yang akan dibuat. Perancangan meliputi perancangan system dan perancangan user interface.

  1. Implementasi

Pada tahap implementasi aplikasi akan di uji coba untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibuat telah mencapai tujuan yang diinginkan.

Sistematika Penulisan

Penjelasan setiap bab dari penulisan ilmiah ini akan dijelaskan sebagai berikut.

Bab 1. PENDAHULUAN

Menjelaskan mengenai latar belakang penulisan ilmiah, batasan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan serta sistematika penulisan yang digunakan.

Bab 2. LANDASAN TEORI

Menjelaskan tentang teori-teori yang dipakai penulis dalam pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosis penyakit infeksi secara dini yang meliputi: pengetian penyakit infeksi yang berisi penjalasan mengenai bakteri, virus dan jamur, gejala pada penyakit infeksi, penularan penyakit infeksi dan cara menaggulangi penyakit infeksi.

Bab 3. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

Menjelaskan mengenai perancangan dan implementasi dalam pembuatan aplikasi remote desktop dan messaging dengan menggunakan bahasa pemograman C# melalui Microsoft Visual C# 2008 Express Edition.

Bab 4. PENUTUP

Berisi kesimpulan dan saran dari pembuatan aplikasi remote desktop dan messaging untuk memudahkan pertukaran informasi antara client dan server.

Penggunaan Bahasa Indonesia

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa :

Bahasa itu lebih tajam dari sebilah pedang

Mengapa demikian ?

Seperti yang kita tahu bahwa bahasa adalah cara kita berkomunikasi dengan makhluk sosial lainnya. Bisa secara verbal ataupun non-verbal. Seperti yang telah tadi disampaikan, bahasa memang berfungsi sebagai komunikasi, tapi adapun yang menyalahgunakan fungsi dari bahasa seperti pepatah yang saya sebut di atas. Bagaimanakah penyalahgunaan pada bahasa ? bahasa bisa digunakan untuk menguatkan mental seseorang, ataupun sebaliknya. Melemahkan mental seseorang atau bahkan mencaci-maki seseorang adalah contoh-contoh yang tidak baik dalam penggunaan bahasa. Seseorang bisa sangat terluka mendengar perkataan yang tidak sepantasnya diucapkan oleh orang lain yang misalnya tidak suka pada dirinya atau mungkin ada rasa iri terhadap dirinya. Seharusnya saat kita bertutur kata, kita memikirkan dulu apa yang akan dipikirkan orang lain setelah apa yang kita katakan. Jangan sampai ada yang tersakiti hanya karena perkataan mendengar perkataan kita. Setiap orang memiliki cara pandang dan cara berpikir yang berbeda. Inilah mengapa dikatakan bahwa Bahasa lebih tajam dari sebilah pedang.

Karangan Singkat

Nama saya Anne. Saya adalah wakil-ketua kelas di 3KA35. Saat ini juga saya mencoba profesi sebagai Asisten Laboratorium Sistem Informasi. Adakalanya saat menjadi asisten saya bertugas sebagai tutor yang mengajar praktikan ataupun bertugas sebagai asisten yang memeriksa map praktikan beserta isinya. Setiap saya tutor, saya pasti menggunakan media presentasi power point yang disambungkan ke net support untuk menyampaikan materi saya. Dengan menggunakan media tersebut saya tidak harus menulis di papan tulis dan praktikan pun bisa melihat lebih jelas ke monitor mereka masing-masing. Dalam presentasi yang saya buat, saya biasanya mengetik point-point penting yang perlu mereka ingat dan catat. Selain menggunakan media, saya juga menjelaskan secara lisan, karena menurut saya setiap praktikan berbeda, ada yang lebih mengerti dengan membaca ada pula yang lebih mengerti dengan penjelasan yang saya berikan. Dalam memberikan penjelasan seringkali saya menggunakan ilustrasi untuk mempermudah pemahaman mereka. Sebagai contoh saat saya menjelaskan Object Oriented Programming , saya membandingkan sebuah object dalam program dengan pesawat alat transportasi udara yang sudah tidak asing bagi mereka.

Saat saya menduduki jabatan saya sebagai wakil ketua kelas, saya juga menggunakan media elektronik untuk menyampaikan pesan saya kepada anggota kelas. Gunanya agar semua anggota kelas dapat membaca pengumuman yang saya sampaikan. Saya memastikan untuk mengirim pesan ke masing-masing grup chat yang ada di aplikasi handphone mereka. Biasanya saya mengirim dalam bentuk gambar berisi ketikan saya. Point-point pengumuman saya sampaikan secara rinci dan jelas agar semua dapat paham. Sebagai contoh saat saya memberi tahu tugas v-class. Biasanya saya memberi tahu dari tanggal mulai v-class, nama materi v-class, dosen v-class, hari mata kuliah, apa saja yang harus dilakukan di dalam v-class, beserta deadline dari v-class.

Kelebihan dan Kelemahan Dalam Mempelajari Bahasa Indonesia 

Kelebihan :

  1. Cukup mudah dipelajari oleh masyarakatnya sendiri;
  2. Dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar kita dapat mengetahui berbagai jenis Ragam Bahasa;
  3. Dapat menggunakan bahasa sesuai dengan wadahnya(dengan siapa kita berbicara);
  4. Berbahasa Indonesia membuat kita tahu jati diri kita;
  5. Sebagai pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa;
  6. Sebagai peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya ,meraih dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
  7. Sarana penyebarluasan pemakaian bahasa Indonesia yang baik untuk berbagai keperluan menyangkut berbagai masalah;
  8. Sarana pengembangan penalaran,dan Sarana pemahaman beragam budaya Indonesia.

Kelemahan :

  1. Bahasa yang cukup sulit dipelajari bagi orang asing;
  2. Penggunaan bahasa indonesia yang baku membuat pemikiran seseorang terhadap kita menjadi kaku;
  3. Banyaknya aturan-aturan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam berbicara maupun penulisan. Misalnya, di dalam Bahasa Indonesia kita mengenal adanya EYD (Ejaan yang Disempurnakan), penulisan kata dan kalimat baku, penggunaan kalimat majemuk, dan sebagainya;
  4. Adanya ungkapan-ungkapan yang sering digunakan dalam Bahasa Indonesia, sehingga kita harus memahami apa arti ungkapan tersebut. Contoh: tangan kanan = orang kepercayaan;
  5. Sulit untuk dipromosikan sebagai salah satu bahasa internasional, karena kita masih tertinggal dalam beberapa bidang seperti teknologi dan ekonomi, yang mana dua hal tersebut merupakan salah satu kriteria yang digunakan dalam menilai kelayakan suatu bahasa yang digunakan sebagai bahasa internasional.

Referensi

Budaya, Kreativitas, dan Inovasi Organisasi

Budaya Organisasi

Menurut Osborne & Plastrik (2000), budaya organisasi adalah seperangkat perilaku, perasaan, dan kerangka psikologis yang terinternalisasi sangat mendalam dan dimiliki bersama oleh anggota organisasi.

Definisi lain dikemukakan Robbins (2002: 247), bahwa budaya organisasi merupakan suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi; suatu sistem dari makna bersama.

Fungsi Budaya Organisasi

Budaya organisasi menurut Tika (2006) memiliki beberapa fungsi yaitu:

  1. Sebagai batas pembeda terhadap lingkungan, organisasi maupun kelompok lain.
  2. Sebagai perekat bagi staf dalam suatu organisasi.
  3. Mempromosikan stabilitas sistem sosial.
  4. Sebagai mekanisme kontrol dalam memadu dan membentuk sikap serta perilaku staf.
  5. Sebagai integrator.
  6. Membentuk perilaku bagi para staf.
  7. Sebagai sarana untuk menyelesaikan masalah-masalah pokok organisasi.
  8. Sebagai acuan dalam menyusun perencanaan perusahaan.
  9. Sebagai alat komunikasi.
  10. Sebagai penghambat berinovasi.

Robbins (2008) menyatakan bahwa budaya organisasi mempunyai beberapa fungsi dalam organisasi yaitu memberi batasan untuk mendefinisikan peran sehingga memperlihatkan perbedaan yang jelas antar organisasi, memberikan pengertian identitas terhadap sesuatu yang lebih besar dibandingkan minat anggota organisasi secara perorangan, menunjukkan stabilitas sistem sosial, memberikan pengertian dan mekanisme pengendalian yang dapat dijadikan pedoman untuk membentuk sikap dan perilaku anggota organisasi dan pada akhirnya budaya organisasi dapat membentuk pola pikir dan perilaku anggota organisasi.

Tipopologi Budaya Organisasi

Tipologi budaya organisasi bertujuan untuk menunjukkan aneka budaya organisasi yang mungkin ada di realitas, Tipologi budaya organisasi dapat diturunkan dari tipologi organisasi misalnya dengan membagi tipe organisasi dengan membuat tabulasi silang antara jenis kekuasaan dengan jenis keterlibatan individu di dalam organisasi.

Jenis kekuasaan dan keterlibatan individu dalam organisasi dibagi menjadi :

  1. Koersif
  2. Remuneratif
  3. Normatif
  • Organisasi Koersif, adalah organisasi di mana para anggota organisasi harus mematuhi apapun peraturan yang diberlakukan.
  • Organisasi Utilitarian, adalah organisasi di mana para anggota diperlakukan secara adil dalam pekerjaan dan hasil sesuai dengan standart atau ketentuan yang yang disepakati bersama oleh anggota organisasi.
  • Organisasi Normatif, adalah organisasi di mana para anggota organisasinya memberikan kontribusi tinggi pada komitmen karena menganggap organisasi adalah sama dengan tujuan diri mereka sendiri.

Kreativitas Individu dan Team Proses Inovasi

Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas  merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru,  sedangkan  inovasi adalah  melakukan  sesuatu yang baru. Hubungan  keduanya  jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan  kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas. Dalam praktek bisnis sehari-hari, ada perencanaan yang meliputi  strategi,  taktik, dan eksekusi. Dalam  pitching  konsultansi atau agency, sering terdengar keluhan bahwa secara konseptual apa yang  disodorkan agency bagus, tetapi strategi itu tak  berdampak pada  perusahaan  karena  mandek di  tingkat  eksekusi.  Mengapa? Sebab, strategi bisa ditentukan oleh seseorang, tetapi  eksekusinya  harus  melibatkan  banyak orang, mulai  dari  atasan  hingga bawahan. Di sinilah mulai ada gesekan antarkaryawan, beda persepsi hingga ke sikap penentangan.

Itu sebabnya, tak ada perusahaan yang mampu berinovasi  secara konsisten  tanpa  dukungan karyawan yang bisa  memenuhi  tuntutan persaingan. Hasil pengamatan kami menunjukkan, perusahaan-perusahaan  inovator sangat memperhatikan masalah  pelatihan  karyawan, pemberdayaan, dan juga sistem reward untuk meng-create daya pegas inovasi.  Benih-benih inovasi akan tumbuh baik  pada  perusahaan-perusahaan  yang selalu menstimulasi karyawan, dan  mendorong  ke arah ide-ide bagus. Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi,  perusahaan terus berusaha untuk  mendemokratisasikan inovasi.

Referensi 1 Referensi 2