Category Archives: Tugas Kuliah

Arsitektur Telematika (Client, Server, Client-Server)

Arsitektur Pada Client

     Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.

Karakteristik Klien :
· Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
· Menunggu dan menerima balasan.
· Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
· Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.

Arsitektur Pada Server

     Sebuah eksekusi sisi server yaitu server web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML, tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi. Beberapa karakteristik server, yaitu :

  1. Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
  2. Melayani permintaan client, lalu menjawab dengan data yang diminta oleh client.
  3. Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
  4. Beberapa jenis server, yaitu : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.

Arsitektur Pada Client-Server

Beberapa model arsitektur client-server

  1. Arsitektur Mainframe, sebuah komputer pusat (host) yang memiliki sumber daya yang sangat besar, baik memori, processor maupun media penyimpanan. Mainframe menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user), kemudian berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu kembali kepemakai yang pertama. Peralatan CPU dan Storage tersebut dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Melalui komputer terminal, pengguna mengakses sumber daya tersebut. Komputer terminal hanya memiliki monitor/keyboard dan tidak memiliki CPU. Semua sumber daya yang diperlukan terminal dilayani oleh komputer host. Model ini berkembang pada akhir tahun 1980-an.
  2. Arsitektur File Sharing, komputer server menyediakan file-file yang tersimpan di media penyimpanan server yang dapat diakses oleh pengguna. Arsitektur file sharing memiliki keterbatasan, terutama jika jumlah pengakses semakin banyak serta ukuran file yang di shaing sangat besar. Hal ini dapat mengakibatkan transfer data menjadi lambat. Model ini populer pada tahun 1990-an.
  3. Arsitektur Client/Server, merupakan sebuah langkah maju karena mengurangi beban pemrosesan dari komputer sentral ke komputer client. Ini berarti semakin banyak user bertambah pada aplikasi client/server, kinerja server file tidak akan menurun dengan cepat. Dengan client/server user dair berbagai lokasi dapat mengakses data yang sama dengan sedikit beban pada sebuah mesin tunggal. Namun masih terdapat kelemahan pada model ini. Selain menjalankan tugas-tugas tertentu, kinerja dan skalabilitas merupakan tujuan nyata dari sebagian besar aplikasi. Model client/server memiliki sejumlah
    keterbatasan :

    • Kurangnya skalabilitas
    • Koneksi database dijaga
    • Tidak ada keterbaharuan kode
    • Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi

Sumber : 1 , 2 , 3 , 4

Rangkuman Pemrograman Aplikasi J2EE – EJB

Pemrograman Java untuk aplikasi J2EE (Java 2 Platform Enterprise Edition) dan Java EE (Enterprise Edition) tidak mungkin dilakukan tanpa mengikutsertakan pembahasan  tentang EJB (Enterprise Java Beans) atau Enterprise Beans.

EJB

Merupakan standar pengembangan komponen Java yang berjalan di sisi server. Ia mendefinisikan persetujuan antara komponen dan aplikasi server yang memungkinkan setiap komponen berjalan dengan baik di beberapa server aplikasi (mis: SJSAS).

Komponen EJB disebarkan ke komputer tertentu yang berada di jaringan komputer, dapat diimpor dan dimuat ke server aplikasi yang merupakan markas dari komponen EJB yang bersangkutan. Pengembangan komponen EJB ditekankan pada fungsinya, pada layanan yang disediakan oleh spesifikasi J2EE. Arsitektur EJB hanya didukung oleh bahasa pemrograman berorientasi objek Java. Beberapa alasan untuk itu adalah  :

  • Pemisahan yan tegas antara antarmuka dan implementasi

Bertujuan agar memudahkan kita dalam melakukan pembaharuan dan pemeliharaan aplikasi. Bahasa pemrograman Java mendukung pemisahan antarmuka dan implementasi ini hingga ke perngkat sintak melalui kata kunci interface dan class.

  • Keamanan

Dalam bahasa java jika suatu thread mengalami kegagalan. Aplikasi tetap berjalan seperti seharusnya. selain itu dalam bahasa pemrograman java, pointer bukan merupakan isu yang utama.

  • Lintas Platform

Aplikasi yang dikembangkan dengan bahasa Java mampu berjalan di berbagai macam platform (baik perangkat keras, maupun lunak).

EJB ditujukan untuk melakukan operasi di sisi server, seperti mengeksekusi algoritma yang sangat kompleks, melaksanakan transaksi bisnis bervolume tinggi atau akses ke basis data yang melandasi (undelying database). Secara spesifik EJB digunakan untuk menulis berbagai logika yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan bisnis aplikasi. Komponen EJB dapat melakukan tugas berikut :

  • Melaksanakan logika bisnis, seperti menghitung pajak untuk suatu shopping cart pada aplikasi e-commerce.
  • Melakukan akses ke basis data, Melakukan pemisahan yang tegas antara pengaksesan data ke basis data dengan logika pemrosesan data-data bersangkutan, sehingga jika ada perubahan, dapat di implementasikan dengan mudah.
  • Mengakses sistem yang lain, misalnya mengakses sistem yang ada pada bahasa pemrograman lain seperti COBOL, C++. EJB dapat diintegrasikan dengan aplikasi lain menggunakan JCA (J2EE Connector Architecture).

Berbagai Jenis EJB dan Pemuat EJB

Menurut spesifikasi yang dibuat oleh sun Microsystem Inc., ada 3 jenis EJB, yaitu session beans, entitiy beans, serta message-drivern beans. Sekaub itu , untuk komponen session beans dikenal 2 subtipe didalamnya, yaitu stateless beans dan statefull session beans.

Session beans merepresentasikan pekerjaan yang akan dilakukan untuk klien yang memanggilnya. Session beans merupakan kode yang mengimplementasikan proses bisnis aplikasi J2EE, yang mengimplementasikan logika bisnis, algoritma yang kompleks dan lain sebagainya. Sebagai contoh session beans dapat melakukan perhitungan harga, pemasukan pesanan, kompresi audio dan video, transaksi perbankan, operasi basis data dan lain sebagainya. Dalam hal ini session beans merupakan komponen yang dapat digunakan ulang (reusable component) untuk suatu proses bisnis tertentu.

Salah satu perbedaan kunci antara session beans dan enterprise beans yang lain adalah lingkup kehidupannya. Instansiasi suatu session beans biasanya merupakan objek yang berumur pendek. Umurnya bersesuaian dengan resi tertentu atau kode klien yang memanggilnya . Sebagai contoh, jika kode di sisi klien menghubungi session beans untuk melakukan logika pemasukan pesanan, pemuat EJB (yang dalam hal ini beberapa server aplikasi seperti SJSAS atau JBoss, yang juga bertindak sebagai oemuat EJB bertanggungjawab untuk menciptakan instansiasi session beans tersebut.

Dalam hal ini ada persamaan di antara masing-masing jenis EJB, yaitu bahwa mereka semua berada di suatu markas tertentu di memori komputer server, yang kemudian akan di instansiasi hanya saat pemanggilan metode tertentu dari arah klien. Saat ada pemanggilan metode tertentu, suatu bean akan diinstansiasi untuk melaksanakan suatu tugas tertentu. Saat bean tersebut tidak diperlukan lagi, bean itu akan dihancurkan dan kembali ke pool semula. Pool ini berada di memori komputer server.

Entity bean disimpan dalam bagian tempat penyimpanan yang permanen, misalnya dalam sistem basis data relasional. Entity beans dapat dikonstruksi di memori dari data-data yang ada di basisdata dan mereka dapat hadir untuk waktu yang lama di dalam sistem. Kontrasnya, session beans tidak bersifat persisten. Ini berarti session beans tidak dapat disimpan ditempat penyimpanan permanen, misalnya disimpan dalam sistem basis data relasional. Session beans dapat melakukan operasi terhadap sistem basis data, tetapi session beans bukan merupakan objek persisten.

Stateful session beans melakukan pencatatan beberapa permintaan yang dilakukan . Contoh penggunaannya yang paling umum adalah pada aplikasi e-Commerce. Saat melakukan pembelian, pengguna dapat menambahkan produk-produk yang dia inginkan ke suatu shopping cart. Setiap kali pengguna menambahkan produk, kita kemudian melakukan berbagai permintaan. Konsekuensinya adalah bahwa komponen harus melacak state pengguna setiap saat dari suatu permintaan ke permintaan lain. Statefull session beans dirancang agar proses bisnis dapat merentang dalam beberapa permintaan metode berganda atau dalam transaksi. Agar dapat melakukannya, statefull session beans harus memelihara state.

Agar stateless session beans bermanfaat bagi klien, klien harus melewatkan semua data klien sebagai parameter. Alternatifnya, stateless session beans dapat memanggil data-data yang dibutuhkannya daru sumber eksternal, misalnya dari sistem basis data relasional. Contoh oenggunaan stateless session beans adalah untuk melaksanakan operasi matematika yang kompleks untuk suatu input tertentu, misalnya kompresi audio atau video. Salah satu kunci keuntungan EJB adalah memberi kemampuan pada aplikasi kita untuk menciptakab entity beans. Entity beans yang merupakan objek persisten dapat kita simpan di tempat penyimpanan yang permanen, misalnya di sistem basis data relasional.

Dalam aplikasi banyak lapis berorientasi objek yang cangih, kita dapat membuat pemisahan yang jelas antara 2 jenis komponen yang disebarkan ke komputer-komputer lain yang berada dalam lingkup jaringan :

  1. Komponen logika aplikasi, merupakan metide yang melakukan pekerjaan yang bersifat umum.
  2. Komponen data yang persisten, objek dalam bentuk entity beans, yang mampu menyelaraskan diri dengan tempat penyimpanan yang persisten.

Daftar Pustaka : Nugroho, Adi. 2008. Pemrograman  Java Menggunakan IDE Eclipse Callisto Dalam Penerapannya pada Pengembangan Aplikasi JavaEE dengan Konsep Enterprise Java Bean dan Web Service. Yogyakarta : ANDI.

Four Seasons in Belgium, Nice and Refreshing.

 

Identitas Buku

fourseasonsinbelgium

Judul Buku                : Four Seasons in Belgium

Penulis                       : Fanny Hartanti

Negara                       : Indonesia

Bahasa                        : Indonesia

Genre                         : Roman

Penerbit                     : Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama

Tanggal terbit          : 2007

Halaman                    : 232 halaman

Four Seasons in Belgium merupakan novel pertama karya Fanny Hartanti, bercerita tentang kehidupan seorang wanita yang mandiri mengejar cinta dan bertahan dengan cobaan yang ada berlatarkan negeri dengan 3 bahasa lokal, Belgia.

Isi Buku

  1. Sinopsis

Dewi Andini alias Andin merupakan tipe wanita karier idaman, cantik, pintar, sebut saja semua kelebihan itu ada di Andin, dia juga memiliki sifat yang supel dan ramah. Andin baru saja dikirim ke Belgia untuk melakukan pekerjaan dan disanalah petualangan hidup baru nya dimulai. Andin memiliki kekasih yang bernama Dave, lalu ada Lala dan Nick yang di kenalnya setelah ia datang ke Belgia.

Dave dan Andin bertemu di Bali saat mereka sama-sama liburan, dan menjalin hubungan saat mereka di Bali. Lelaki ini membuat Andin jungkir balik dalam percintaan nya, Dave berhasil menarik perhatian Andin dengan sifat nya yang cuek namun berwawasan luas. Dave juga bukan tipe lelaki yang selalu menanyakan keberadaan wanitanya. Sayangnya Dave tidak tinggal di Indonesia, dia tinggal di Belgia. Andin pun dengan dengan seluruh jiwa nya berusaha menyusul Dave ke Belgia dan akhirnya berhasil.

Lala, merupakan karyawan dari perusahaan yang sama dengan Andin, bisa dibilang ia adalah senior Andin. Lala berasal dari Negara yang sama dengan Andin, Indonesia. Lala memiliki kepribadian yang supel, dan blak-blak an. Selama Andin di Belgia, Lala lah yang banyak membantu dengan tips-tips unik khas “Belgian” . Lala merupakan seorang lesbian, hal ini yang memotivasinya untuk pindah ke Belgia.

Nick, merupakan pria idaman , Tampan, Baik, Sangat ramah, dan Jujur. Nick merupakan darah campuran Belgia – Indonesia. Andin dan Nick bertemu di bandara saat Andin baru saja menginjakan kakinya di bandara. Jelas sekali bahwa Nick menyukai Andin dari pertama mereka berjumpa. Ketertarikannya membuat Nick menolong Andin di setiap kesempatan yang ada saat mereka bertemu, seperti membantu mencari apartemen dan tips-tips khas Belgia lainnya. Akhirnya, Nick menjadi tetangga Andin.

Tokoh ‘gue’ yang ada dalam cerita ini adalah Andin. Andin yang mengejar Dave ke Belgia, namun berulang kali dikecewakan oleh sikap Dave yang selalu mengutamakan pekerjaan dibandingkan Andin. Di tengah kisah percintaannya dengan Dave, ia mengandung anak Dave di luar pernikahan, Andin pun akhirnya menyusun rencana untuk membesarkan anak nya karena Dave tidak mau bertanggung jawab, meski begitu, Andin memiliki teman yang sangat supportive seperti Lala dan Nick. Di tengah kehamilannya, Dave menginginkan Andin dan anak kandung nya kembali, namun Andin terlanjur kecewa. Disisi lain ternyata Nick juga ingin ikut membantu Andin dengan kehamilannya. Ia rela harus menikah dengan Andin dan merawat anak Andin. Namun pada akhirnya Andin pulang kembali ke Indonesia tanpa membawa satupun lelaki.

Novel ini dipersembahkan untuk mereka yang menginginkan cerita berbeda yang tidak melulu tentang percintaan romantis. Mengajarkan bagaimana untuk tetap berpikir rasional ditengah semua masalah. Bahasa yang digunakan dalam novel ini juga ringan dan menarik.

  1. Kelebihan

Buku ini menceritakan tentang pemikiran seorang wanita modern dengan segala masalah pribadi dan karier nya. Setting di dalam novel membuat kita membayangkan Antwerp dengan segala keindahannya. Bahasa yang digunakan dalam novel ini begitu ringan sehingga pembaca tidak jenuh membacanya.

  1. Kelemahan

Kelemahan dari buku ini mungkin adalah genre nya yang unik dan akhir cerita yang sedikit menggantung. Banyak pertanyaan yang muncul untuk pembaca setelah membaca cerita ini .

  1. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat dibuat dari novel Fanny Hartanti ini, jangan pernah terbuai oleh yang namanya cinta. Jalani hidup dengan penuh rasa bersyukur, sayangi orang-orang yang ada di sekitar kita. Semua orang mempunyai cobaan nya masing-masing, tinggal bagaimana cara kita menghadapi ujian hidup tersebut.

Peresensi : Andriyanne Meyrizka

 

 

Langkah Membuat Resensi Buku

Dalam membuat resensi dari sebuah buku, maka poin-poin berikut ini harus diperhatikan :

  1. Jenis Buku : Menentukan apakah buku masuk dalam kategori roman, biografi, horror, atau genre lainnya. Serta menyimpulkan apakah buku merupakan karya fiksi atau nonfiksi.
  2. Keaslian Ide : Merupakan ide asli dari sang pengarang atau menyerupai dengan karya lainnya.
  3. Bentuk : Segala macam bentuk yang ada pada buku tersebut seperti ilustrasi pada cover nya , jenis kertas, jenis huruf, dan yang lainnya.
  4. Isi dan Bahasa : Dari unsur intrinsik, dilihat tema, alur, perwatakan, sudut pandang, dan sebagainya. Sedangkan Bahasa ditinjau dari struktur kalimat, gaya bahasa, ungkapan, kemudian apakah bahasa yang digunakan tidak menjenuhkan, mudah dimengerti, atau sebaliknya yaitu sukar dipahami. Pengujian materi juga diperhatikan.
  5. Simpulan : Menyimpulkan apakah buku tersebut layak dibaca, perlu dibaca, atau tidak.

Sebuah resensi harus memuat hal-hal berikut ini :

  1. Data buku atau identitas buku :
    • Judul Buku : Jika buku tersebut merupakan buku terjemahan maka lebih baik menuliskan judul asli dari buku.
    • Penulis atau pengarang : Jika buku terjemahan, maka penulis asli dari buku tersebut harus disebutkan.
    • Nama penerbit
    • Cetakan dan tahun terbit
    • Tebal buku dan jumlah halaman
  2. Judul resensi : Boleh sama dengan judul buku namun tetap dalam konteks buku.
  3. Ikhtisar isi buku : Merupakan bentuk singkat dari rangkuman, tidak mempertahankan karangan atau buku asli. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis ikhtisar sebagai berikut :
    • Membaca naskah/buku asli
    • Mencatat gagasan pokok dan isi pokok setiap bab
    • Membuat reproduksi atau menulis kembali gagasan yang dianggap penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
  4. Kelebihan dan kekurangan buku : Memberikan penilaian yang objektif disertai ulasan.
  5. Kesimpulan : Apa yang diperoleh dari buku, dan imbauan kepada pembaca. Mencantumkan nama selaku peresensi.

Contoh Abstraksi Ilmiah

ABSTRAKSI

Latar Belakang adalah masalah yang terjadi di masyarakat yang menyebabkan penulis mengambil judul skipsi ini. Salah satu contoh pengguna web internet pada dunia pendidikan adalah sistem informasi jarak jauh. Khususnya masyrakat luas yang ingin mendapatkan  informasi  yang cukup  banyak dari  suatu lembaga  pendidikan. Disadari sekarang ini masyarakat luas hanya mengetahi informasi dari mulut kemulut, pamplet atau brosur juga spanduk untuk mendapatkan informasi lembaga pendidikan yang diinginkan.  Dan juga jarak tempuh  yang  mengakibatkan  kurangnya  informasi  secara lengkap.

Tujuan Penelitian adalah yang pertama diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemudahan dalam mengakses layanan informasi yang efisien,dan ter update kepada masyarakat luas dan Lembaga Pendidikan Kursus Sinergi Indonesia dalam mempromosikan Lembaganya. Kedua, supaya penulis dapat memberikan teori-teori yang telah diterima sekaligus mematangkan dan meningkatkan pengetahuan tentang perancangan pembangunan website menggunakan aplikasi PHP dan MySQL

Metode Penelitian adalah cara yang dipakai penulis dalam membuat tulisan dan aplikasi skripsi ini. Metode pengambilan data yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi  metode literatur, wawancara, observasi, merancang dan membangun Situs ini dirancang menggunakan PHP sebagai pemogramaan dan MySQL sebagai database nya, sedangkan dreamweaver8 digunakan sebagai tempat untuk membuat layout dari situs yang telah dirancang. Dan, melakukan studi kepustakaan bisa berupa buku dan sumber-sumber informasi dari internet.

Hasil yang ingin dicapai adalah pertama semoga program bermanfaat buat masyarakat luas khususnya dalam media informasi. Kedua, semoga program bermanfaat untuk Lembaga yang terkait untuk media informasi pendidikan.

Kesimpulan adalah setelah penulis telusuri dan pelajari dari hasil dan perancangan pada skripsi ini. Dan juga saran yang berguna dan bermanfaat untuk penyempurnaan pengembangan lebih lanjut dan memberikan kemudahan bagi pemakainya, dapat menjadi alternatif pilihan utama bagi para pengunjung yang tidak mau bersusah payah dalam mencari  yang  dapat  menghabiskan  waktu,  uang,  dan  tenaga.  Pemanfaatan  Website Sebagai Media Promosi memberikan layanan sarana informasi cepat, terupdate yang dapat  diakses  oleh  siapapun  juga,  baik  dari  pihak  lembaga  kursus  maupun  para pengunjung situsnya.

Kata Kunci : Internet, Website, Media Informasi.

Daftar Pustaka : Wahyudi, Ahmad. 2011. Pemanfaatan Media Informasi Pendaftaran Peserta Kursus Pada Lembaga Pendidikan Kursus Sinergi Indonesia Berbasis Web.

iPhone vs. Android, Lebih Baik Mana?

apple-vs-android-010700

Pada artikel ini, akan dibandingkan kemampuan dari masing-masing smarthphone berdasarkan fiturnya :

  • Login

TouchID fingerprint sensor milik Iphone telah membuat kesulitan dalam membuka lockscreen menjadi mudah. Beberapa Android memiliki fitur serupa, beberapa lainnya memiliki fitur “Smart Lock” yang menggunakan rekognisi wajah atau lokasi namun fitur ini membuatnya kurang aman.

  • Membuat Panggilan

Kontak Favorit terlihat lebih baik di dalam Android, disusun berdasarkan orang yang paling sering dihubungi, namun FaceTime dari iPhone merupakan fitur yang killer.

  • Cek Waktu

Android dan iPhone menunjukan waktu ketika pengguna menekan tombol kunci, namun banyak Smartphone Android yang memiliki cara lebih baik dalam menunjukan waktu seperti Motorola, Samsung, dan HTC yang memiliki smart cover dan sensor yang secara otomatis menunjukan waktu disaat pengguna menarik smartphone dari kantong, adapun fitur lain Android yang membiarkan layarnya terjaga dengan menunjukan waktunya saat melakukan charging.

  • Mengambil Foto/Video

Kamera Android bervariasi dari yang paling baik dan buruk. Kamera iPhone kualitasnya terjaga, tetapi me-manage foto jauh lebih baik dan lebih murah menggunakan Android. Google Photos memberikan kapasitas tak terbatas secara gratis sedangkan iCloud milik Apple tidak.

  • Keyboard

Fitur keyboard Android masih lebih baik dari Apple berkat fitur swipe gestures dan punctuation.

  • Penggunaan Aplikasi

Interface penampilan aplikasi pada Android lebih baik dari Apple. Android membiarkan pengguna mengorganisasi aplikasi dengan memiliki hal penting diletakan di home screen dan menyembunyikan aplikasi yang kurang berguna di app drawer atau biasa kita sebut menu. Widget pada Android juga lebih berguna dari pada milik Apple.

  • Notifikasi

Pada iPhone,pengguna dapat merespon langsung dari dalam notifikasi, sesuatu yang tidak dimiliki Android. Namun pada Android, notifikasi bisa diatur berdasarkan prioritas dan notifikasi akan ada di bagian paling atas, lalu menunjukan konten dari notifikasi prioritas tersebut dan meminimal kan notifikasi lain yang tidak penting.

  • Pemutar Lagu

Apple Music memang tidak memiliki opsi gratis namun berintegrasi dengan sangat baik dengan iTunes.

  • Cek E-mail

Tampilan dari gmail “material design” membuat pengguna dapat menjelajahi email lebih baik , switch akun yang lebih mudah.

  • Kontak

Kontak pada Android lebih mudah untuk di navigasi dan foto-fotonya membuat pengguna lebih mudah dalam mencari kontak yang ingin dicari. iPhone otomatis terhubung dengan Facebook dan yang lainnya, pada Android biasanya memerlukan aplikasi terpisah untuk melakukan hal tersebut.

Dan masih banyak fitur lainnya dari iPhone dan Android yang belum dibahas. Jadi, menurut kalian, yang manakah yang lebih baik ?

Referensi

Contoh Laporan Ilmiah

BAB I

PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang

Internet adalah jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisasi di seluruh dunia melalui telepon atau satelit internet. Internet telah digunakan untuk mempermudah berbagai macam kesulitan terutama dalam aspek komunikasi. Salah satu keunggulan dari internet teknologi Website . Website adalah halaman berbasis web yang di akses melalui World Wide Web . Situs-situs berbasis web ini berguna untuk melakukan berbagai macam kegunaan seperti mempromosikan suatu hal ataupun sarana dalam melakukan sesuatu, seperti pendaftaran.

Jakusai, singkatan dari Jakuen No Bunkasai, adalah sebuah festival yang juga merupakan ajang perlombaan benuansa Jepang yang diadakan untuk masyarakat umum dan dapat diikuti oleh berbagai generasi. Acara ini diadakan oleh organisasi Jakuen yang ada pada SMA Negeri 2 Bekasi. Jakusai diadakan setiap tahun di lokasi tertentu. Di dalam Jakusai terdapat beberapa lomba yang dapat diikuti diantaranya adalah lomba LCT, Kana, Doujinshi, Cosplay, Karaoke, dan masih ada lagi. Informasi tentang Jakusai selama ini disampaikan melalui surat undangan, dan poster yang hanya dapat dilihat oleh sekalangan orang. Lomba-lomba yang diadakan jakusai tentunya memiliki proses pendaftaran untuk tiap-tiap lombanya. Selama ini pendaftaran yang di lakukan pada acara ini dilakukan secara pencatatan di tempat dan pendaftar yang jauh dari lokasi pendaftaran memiliki kesulitan dalam mencapai lokasi. Tidak hanya itu, pendaftar juga mengalami kesulitan dalam menyerahkan berkas persyaratan lomba.

Berdasarkan kondisi tersebut, penulis tertarik untuk membuat website yang dinamis sebagai sarana untuk mempromosikan, dokumentasi, serta membantu pendaftaran lomba dari acara Jakusai. Website ini dibuat sebagai alternatif untuk memudahkan masyarakat dalam mencari informasi seputar Jakusai dan mendaftar di perlombaan Jakusai. Aplikasi ini dituangkan dalam bentuk penulisan yang berjudul “Web Pendaftaran Jakuen No Bunkasai menggunakan PHP dan MySQL”.

1.2 Batasan Masalah

Pada penulisan ini batasan pembuatan website yang akan dibuat terdiri dari halaman home, dokumentasi, register, kritik & saran, dan about us.   Pada bagian register akan dipaparkan aturan dari lomba – lomba yang ada. Pengolahan data peserta akan dibuat menjadi laporan. Pengguna dalam aplikasi ini dikelompokan menjadi dua yaitu pengunjung dan admin. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan MySQL sebagai database, Apache sebagai web server dan Dreamweaver sebagai editor.

1.3 Tujuan

Tujuan dari penulisan ini adalah membuat aplikasi pendaftaran dan informasi berbasis web dari acara Jakusai, yang di harapkan dapat membantu mengolah data peserta serta mempromosikan acara Jakusai , memberikan informasi dan membantu dalam hal pendaftaran untuk calon peserta.

1.4 Metode Penelitian

Hardware yang digunakan dalam pembuatan web ini adalah AsusPro PU451LD-W0160G, prosessor intel core i7 dengan RAM 4GB dan harddisk 1TB, spesifikasi tersebut sesuai dengan notebook yang digunakan. Sedangkan software yang digunakan adalah XAMPP terdiri dari PHP sebagai bahasa pemrograman, MySQL sebagai databasenya dan Apache sebagai web server.

Metode yang digunakan pada penulisan ini adalah SDLC (System Development Life Cycle), memiliki beberapa tahapan yaitu :

  1. Perencanaan

Pada tahap ini penulis melakukan studi lapangan dengan wawancara langsung kepada panitia dari acara Jakusai, mencatat kebutuhan panitia dan peserta. Studi pustaka juga diperlukan untuk membuat website yang dinamis dan interaktif.

  1. Analisa

Data yang telah diperoleh selanjutnya akan diolah untuk mengidentifikasi input, output maupun proses yang diperlukan oleh sistem. Penulis akan melakukan studi pustaka untuk mendefinisikan kebutuhan sistem. Untuk membantu menganalisis digunakan beberapa diagram antara lain :

  1. Entity Relationship Diagram
  2. Data Flow Diagram
  3. Desain

Pada tahap ini penulis mulai melakukan pembuatan code menjadi software yang akan dibuat . Penulis mulai merancang alur tampilan dan tampilan dari masing-masing halaman dengan struktur navigasi lalu storyboard.

  1. Implementasi

Penerapan sistem yang telah dibuat dengan mengupload website dan telah melalui proses pengetesan terlebih dahulu terutama untuk calon peserta dan panitia.

BAB II

LANDASAN TEORI

Bagian ini menjelaskan tentang teori-teori yang digunakan dalam penulisan ini seperti PHP, MySQL, ERD, dan Struktur Navigasi.

BAB III

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

Bagian ini menjelaskan langkah-langkah pembuatan website sampai cara mengupload website meliputi ERD, Struktur Navigasi,  dan software yang digunakan.

BAB IV

PENUTUP

Berisi kesimpulan  mengenai tulisan ilmiah ini dan saran tentang pekembangan dari tulisan ilmiah ini.