Author Archives: annemeyrizka

About annemeyrizka

me? i'm imperfect. that's it.

Antarmuka, Fitur, dan Teknologi Antarmuka Pada Telematika

Defini Antarmuka

Antarmuka atau bisa disebut juga dengan user interface berfungsi untuk menghubungkan user (pengguna) dengan system operasi , sehingga computer tersebut bisa digunakan. Terdapat dua antarmuka yaitu CLI (Command Line Interface) dan GUI (Graphical User Interface). CLI adalah antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan system operasi melalui text-terminal dengan cara mengetikkkan baris-baris tertentu. Sedangkan GUI adalah antarmuka dimana pengguna berinteraksi melalui gambar, grafik, ikon, menu dan menggunakan perangkat penunjuk seperti mouse maupun trackball. Dalam sejarah mencatat bahwa XEROX PARC (Palo Alto Research Center) yang pertama kali meriset tentang GUI

Fitur dan Teknologi Antarmuka Pada Telematika

1. Head Up Display System

Merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunaannya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya.

2. Tangible User Interface

Antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik.

3. Computer Vision

Merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat.

4. Browsing Audio Data

Sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video atau audio data yang di tembak oleh sebuah IP.

5. Speech Recognition

Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan

6. Speech Synthesis

Merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia.

sumber

Dampak telematika di indonesia dan dunia

PENGERTIAN TELEMATIKA

Telematika pada awalnya dikembangkan di sisi internet. Ketika komputer tersebar luas, kebutuhan akan suatu cara mudah untuk menukar data tumbuh berkembang. Ini adalah ketika teknologi telekomunikasi telah digunakan untuk menghubungkan antar komputer dan kemudian telematika dilahirkan. Telematika adalah jawaban atas keprihatinan yang terjadi pada tahun 1976 di Perancis, yang ketika itu perkembangan aplikasi komputer telah mengubah organisasi ekonomi dan sosial masyarakat.

Perkembangan telematika di Indonesia mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Pengaruh Telematika, khususnya dalam penghidupan masyarakat sehari – hari . Terdapat Dampak Positif dan Dampak Negatif yang dapat mempengaruhi kita. Itu semua tergantung dari bagaimana kita menerimanya dan menghadapinya. Banyak orang yang hanya memakai telematika tanpa memperhatikan Manfaat Telematika. Padahal kalau kita tau manfaatnya, maka kita akan menggunakan Telematika dengan sebaiknya dan mengambil kesempatan yang ada .

Pengaruh Telematika juga terdapat Dampak Negatif yang membuat kita menjadi rusak. Kita bisa lupa waktu dan berjam jam didepan laptop ataupun komputer. Padahal tidak ada yang mereka dapatkan, ataupun mencari informasi yang ada. Yang dibuka mungkin hanyalah sosial media dan bermain game sampai lupa waktu, yang membuat anak anak menjadi males sekolah ataupun belajar. Masih banyak Pengaruh Telematika yang mungkin anda bisa cari melalui Google ataupun Bing .

Banyak Manfaat Telematika dan Dampak Positif Telematika dalam perkembangan jaman sekarang ini. Orang yang buta teknologi , khususnya Telematika, maka ketinggalan jaman dan tidak tahu apa – apa. Dengan perkembangan jaman yang semakin maju ini , menghasilkan berbagai macam manfaat telematika dan dampak positif.

Saat ini Telematika muncul sebagai bidang ilmu yang memfokuskan pada peningkatan interaksi di antara manusia atau proses melintasi jarak dan waktu melalui aplikasi Information and Communications Technology (ICT).Contohnya saja E-commerce Salah satu bidang yang di cakup dalam penerapan ilmu telematika adalah bidang ekonomi.

SEJARAH TELEMATIKA

Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika. Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang.

Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

 

Dampak Positif Penggunaan Telematika

-Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%.

-Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional yang ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronik/electronic commerce (e-commerce).

-Manfaat internet dalam e-business secara nyata dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.

-Manfaat internet dalam e-goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.

-Telematika ini juga memberikan dampak Possitif lain di bidang perekonomian Indonesia. Dengan memanfaatkan Internet sudah banyak masyarakat Indonesia sudah bisa membangun Bisnis Jual beli sendiri melalui Internet atau bisa sering menyebutnya dengan E-Commerce.

Dampak Negatif Penggunaan Telematika

-Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.

-Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya, tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.

-Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.

Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan

-Informasi yang dibutuhkan untuk menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam mengakses tujuan pendidikan

-Inovasi dalam pembelajaran tumbuh di hadapan e-learning inovasi yang lebih memudahkan proses pendidikan

-Kemajuan TIK juga akan memungkinkan pengembangan teleconference kelas virtual atau kelas yang berbasis yang tidak memerlukan pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan

 

 

Sumber :

  1. http://arief133.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html
  2. https://adiprabowo31.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html
  3. http://meidialestari.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html
  4. http://rap0501.blogspot.co.id/2014/10/apa-itu-telematika.html
  5. http://tituszakharia.blogspot.co.id/2016/10/dampak-telematika-di-indonesia-dan-dunia.html

Arsitektur Telematika (Client, Server, Client-Server)

Arsitektur Pada Client

     Arsitektur Client merujuk pada pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah contoh dari sisi klien penyimpanan.

Karakteristik Klien :
· Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
· Menunggu dan menerima balasan.
· Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
· Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.

Arsitektur Pada Server

     Sebuah eksekusi sisi server yaitu server web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML, tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk mengeksekusi. Beberapa karakteristik server, yaitu :

  1. Selalu menunggu permintaan dari salah satu klien.
  2. Melayani permintaan client, lalu menjawab dengan data yang diminta oleh client.
  3. Sebuah server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
  4. Beberapa jenis server, yaitu : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.

Arsitektur Pada Client-Server

Beberapa model arsitektur client-server

  1. Arsitektur Mainframe, sebuah komputer pusat (host) yang memiliki sumber daya yang sangat besar, baik memori, processor maupun media penyimpanan. Mainframe menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user), kemudian berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu kembali kepemakai yang pertama. Peralatan CPU dan Storage tersebut dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Melalui komputer terminal, pengguna mengakses sumber daya tersebut. Komputer terminal hanya memiliki monitor/keyboard dan tidak memiliki CPU. Semua sumber daya yang diperlukan terminal dilayani oleh komputer host. Model ini berkembang pada akhir tahun 1980-an.
  2. Arsitektur File Sharing, komputer server menyediakan file-file yang tersimpan di media penyimpanan server yang dapat diakses oleh pengguna. Arsitektur file sharing memiliki keterbatasan, terutama jika jumlah pengakses semakin banyak serta ukuran file yang di shaing sangat besar. Hal ini dapat mengakibatkan transfer data menjadi lambat. Model ini populer pada tahun 1990-an.
  3. Arsitektur Client/Server, merupakan sebuah langkah maju karena mengurangi beban pemrosesan dari komputer sentral ke komputer client. Ini berarti semakin banyak user bertambah pada aplikasi client/server, kinerja server file tidak akan menurun dengan cepat. Dengan client/server user dair berbagai lokasi dapat mengakses data yang sama dengan sedikit beban pada sebuah mesin tunggal. Namun masih terdapat kelemahan pada model ini. Selain menjalankan tugas-tugas tertentu, kinerja dan skalabilitas merupakan tujuan nyata dari sebagian besar aplikasi. Model client/server memiliki sejumlah
    keterbatasan :

    • Kurangnya skalabilitas
    • Koneksi database dijaga
    • Tidak ada keterbaharuan kode
    • Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi

Sumber : 1 , 2 , 3 , 4

Rangkuman Pemrograman Aplikasi J2EE – EJB

Pemrograman Java untuk aplikasi J2EE (Java 2 Platform Enterprise Edition) dan Java EE (Enterprise Edition) tidak mungkin dilakukan tanpa mengikutsertakan pembahasan  tentang EJB (Enterprise Java Beans) atau Enterprise Beans.

EJB

Merupakan standar pengembangan komponen Java yang berjalan di sisi server. Ia mendefinisikan persetujuan antara komponen dan aplikasi server yang memungkinkan setiap komponen berjalan dengan baik di beberapa server aplikasi (mis: SJSAS).

Komponen EJB disebarkan ke komputer tertentu yang berada di jaringan komputer, dapat diimpor dan dimuat ke server aplikasi yang merupakan markas dari komponen EJB yang bersangkutan. Pengembangan komponen EJB ditekankan pada fungsinya, pada layanan yang disediakan oleh spesifikasi J2EE. Arsitektur EJB hanya didukung oleh bahasa pemrograman berorientasi objek Java. Beberapa alasan untuk itu adalah  :

  • Pemisahan yan tegas antara antarmuka dan implementasi

Bertujuan agar memudahkan kita dalam melakukan pembaharuan dan pemeliharaan aplikasi. Bahasa pemrograman Java mendukung pemisahan antarmuka dan implementasi ini hingga ke perngkat sintak melalui kata kunci interface dan class.

  • Keamanan

Dalam bahasa java jika suatu thread mengalami kegagalan. Aplikasi tetap berjalan seperti seharusnya. selain itu dalam bahasa pemrograman java, pointer bukan merupakan isu yang utama.

  • Lintas Platform

Aplikasi yang dikembangkan dengan bahasa Java mampu berjalan di berbagai macam platform (baik perangkat keras, maupun lunak).

EJB ditujukan untuk melakukan operasi di sisi server, seperti mengeksekusi algoritma yang sangat kompleks, melaksanakan transaksi bisnis bervolume tinggi atau akses ke basis data yang melandasi (undelying database). Secara spesifik EJB digunakan untuk menulis berbagai logika yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan bisnis aplikasi. Komponen EJB dapat melakukan tugas berikut :

  • Melaksanakan logika bisnis, seperti menghitung pajak untuk suatu shopping cart pada aplikasi e-commerce.
  • Melakukan akses ke basis data, Melakukan pemisahan yang tegas antara pengaksesan data ke basis data dengan logika pemrosesan data-data bersangkutan, sehingga jika ada perubahan, dapat di implementasikan dengan mudah.
  • Mengakses sistem yang lain, misalnya mengakses sistem yang ada pada bahasa pemrograman lain seperti COBOL, C++. EJB dapat diintegrasikan dengan aplikasi lain menggunakan JCA (J2EE Connector Architecture).

Berbagai Jenis EJB dan Pemuat EJB

Menurut spesifikasi yang dibuat oleh sun Microsystem Inc., ada 3 jenis EJB, yaitu session beans, entitiy beans, serta message-drivern beans. Sekaub itu , untuk komponen session beans dikenal 2 subtipe didalamnya, yaitu stateless beans dan statefull session beans.

Session beans merepresentasikan pekerjaan yang akan dilakukan untuk klien yang memanggilnya. Session beans merupakan kode yang mengimplementasikan proses bisnis aplikasi J2EE, yang mengimplementasikan logika bisnis, algoritma yang kompleks dan lain sebagainya. Sebagai contoh session beans dapat melakukan perhitungan harga, pemasukan pesanan, kompresi audio dan video, transaksi perbankan, operasi basis data dan lain sebagainya. Dalam hal ini session beans merupakan komponen yang dapat digunakan ulang (reusable component) untuk suatu proses bisnis tertentu.

Salah satu perbedaan kunci antara session beans dan enterprise beans yang lain adalah lingkup kehidupannya. Instansiasi suatu session beans biasanya merupakan objek yang berumur pendek. Umurnya bersesuaian dengan resi tertentu atau kode klien yang memanggilnya . Sebagai contoh, jika kode di sisi klien menghubungi session beans untuk melakukan logika pemasukan pesanan, pemuat EJB (yang dalam hal ini beberapa server aplikasi seperti SJSAS atau JBoss, yang juga bertindak sebagai oemuat EJB bertanggungjawab untuk menciptakan instansiasi session beans tersebut.

Dalam hal ini ada persamaan di antara masing-masing jenis EJB, yaitu bahwa mereka semua berada di suatu markas tertentu di memori komputer server, yang kemudian akan di instansiasi hanya saat pemanggilan metode tertentu dari arah klien. Saat ada pemanggilan metode tertentu, suatu bean akan diinstansiasi untuk melaksanakan suatu tugas tertentu. Saat bean tersebut tidak diperlukan lagi, bean itu akan dihancurkan dan kembali ke pool semula. Pool ini berada di memori komputer server.

Entity bean disimpan dalam bagian tempat penyimpanan yang permanen, misalnya dalam sistem basis data relasional. Entity beans dapat dikonstruksi di memori dari data-data yang ada di basisdata dan mereka dapat hadir untuk waktu yang lama di dalam sistem. Kontrasnya, session beans tidak bersifat persisten. Ini berarti session beans tidak dapat disimpan ditempat penyimpanan permanen, misalnya disimpan dalam sistem basis data relasional. Session beans dapat melakukan operasi terhadap sistem basis data, tetapi session beans bukan merupakan objek persisten.

Stateful session beans melakukan pencatatan beberapa permintaan yang dilakukan . Contoh penggunaannya yang paling umum adalah pada aplikasi e-Commerce. Saat melakukan pembelian, pengguna dapat menambahkan produk-produk yang dia inginkan ke suatu shopping cart. Setiap kali pengguna menambahkan produk, kita kemudian melakukan berbagai permintaan. Konsekuensinya adalah bahwa komponen harus melacak state pengguna setiap saat dari suatu permintaan ke permintaan lain. Statefull session beans dirancang agar proses bisnis dapat merentang dalam beberapa permintaan metode berganda atau dalam transaksi. Agar dapat melakukannya, statefull session beans harus memelihara state.

Agar stateless session beans bermanfaat bagi klien, klien harus melewatkan semua data klien sebagai parameter. Alternatifnya, stateless session beans dapat memanggil data-data yang dibutuhkannya daru sumber eksternal, misalnya dari sistem basis data relasional. Contoh oenggunaan stateless session beans adalah untuk melaksanakan operasi matematika yang kompleks untuk suatu input tertentu, misalnya kompresi audio atau video. Salah satu kunci keuntungan EJB adalah memberi kemampuan pada aplikasi kita untuk menciptakab entity beans. Entity beans yang merupakan objek persisten dapat kita simpan di tempat penyimpanan yang permanen, misalnya di sistem basis data relasional.

Dalam aplikasi banyak lapis berorientasi objek yang cangih, kita dapat membuat pemisahan yang jelas antara 2 jenis komponen yang disebarkan ke komputer-komputer lain yang berada dalam lingkup jaringan :

  1. Komponen logika aplikasi, merupakan metide yang melakukan pekerjaan yang bersifat umum.
  2. Komponen data yang persisten, objek dalam bentuk entity beans, yang mampu menyelaraskan diri dengan tempat penyimpanan yang persisten.

Daftar Pustaka : Nugroho, Adi. 2008. Pemrograman  Java Menggunakan IDE Eclipse Callisto Dalam Penerapannya pada Pengembangan Aplikasi JavaEE dengan Konsep Enterprise Java Bean dan Web Service. Yogyakarta : ANDI.

Four Seasons in Belgium, Nice and Refreshing.

 

Identitas Buku

fourseasonsinbelgium

Judul Buku                : Four Seasons in Belgium

Penulis                       : Fanny Hartanti

Negara                       : Indonesia

Bahasa                        : Indonesia

Genre                         : Roman

Penerbit                     : Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama

Tanggal terbit          : 2007

Halaman                    : 232 halaman

Four Seasons in Belgium merupakan novel pertama karya Fanny Hartanti, bercerita tentang kehidupan seorang wanita yang mandiri mengejar cinta dan bertahan dengan cobaan yang ada berlatarkan negeri dengan 3 bahasa lokal, Belgia.

Isi Buku

  1. Sinopsis

Dewi Andini alias Andin merupakan tipe wanita karier idaman, cantik, pintar, sebut saja semua kelebihan itu ada di Andin, dia juga memiliki sifat yang supel dan ramah. Andin baru saja dikirim ke Belgia untuk melakukan pekerjaan dan disanalah petualangan hidup baru nya dimulai. Andin memiliki kekasih yang bernama Dave, lalu ada Lala dan Nick yang di kenalnya setelah ia datang ke Belgia.

Dave dan Andin bertemu di Bali saat mereka sama-sama liburan, dan menjalin hubungan saat mereka di Bali. Lelaki ini membuat Andin jungkir balik dalam percintaan nya, Dave berhasil menarik perhatian Andin dengan sifat nya yang cuek namun berwawasan luas. Dave juga bukan tipe lelaki yang selalu menanyakan keberadaan wanitanya. Sayangnya Dave tidak tinggal di Indonesia, dia tinggal di Belgia. Andin pun dengan dengan seluruh jiwa nya berusaha menyusul Dave ke Belgia dan akhirnya berhasil.

Lala, merupakan karyawan dari perusahaan yang sama dengan Andin, bisa dibilang ia adalah senior Andin. Lala berasal dari Negara yang sama dengan Andin, Indonesia. Lala memiliki kepribadian yang supel, dan blak-blak an. Selama Andin di Belgia, Lala lah yang banyak membantu dengan tips-tips unik khas “Belgian” . Lala merupakan seorang lesbian, hal ini yang memotivasinya untuk pindah ke Belgia.

Nick, merupakan pria idaman , Tampan, Baik, Sangat ramah, dan Jujur. Nick merupakan darah campuran Belgia – Indonesia. Andin dan Nick bertemu di bandara saat Andin baru saja menginjakan kakinya di bandara. Jelas sekali bahwa Nick menyukai Andin dari pertama mereka berjumpa. Ketertarikannya membuat Nick menolong Andin di setiap kesempatan yang ada saat mereka bertemu, seperti membantu mencari apartemen dan tips-tips khas Belgia lainnya. Akhirnya, Nick menjadi tetangga Andin.

Tokoh ‘gue’ yang ada dalam cerita ini adalah Andin. Andin yang mengejar Dave ke Belgia, namun berulang kali dikecewakan oleh sikap Dave yang selalu mengutamakan pekerjaan dibandingkan Andin. Di tengah kisah percintaannya dengan Dave, ia mengandung anak Dave di luar pernikahan, Andin pun akhirnya menyusun rencana untuk membesarkan anak nya karena Dave tidak mau bertanggung jawab, meski begitu, Andin memiliki teman yang sangat supportive seperti Lala dan Nick. Di tengah kehamilannya, Dave menginginkan Andin dan anak kandung nya kembali, namun Andin terlanjur kecewa. Disisi lain ternyata Nick juga ingin ikut membantu Andin dengan kehamilannya. Ia rela harus menikah dengan Andin dan merawat anak Andin. Namun pada akhirnya Andin pulang kembali ke Indonesia tanpa membawa satupun lelaki.

Novel ini dipersembahkan untuk mereka yang menginginkan cerita berbeda yang tidak melulu tentang percintaan romantis. Mengajarkan bagaimana untuk tetap berpikir rasional ditengah semua masalah. Bahasa yang digunakan dalam novel ini juga ringan dan menarik.

  1. Kelebihan

Buku ini menceritakan tentang pemikiran seorang wanita modern dengan segala masalah pribadi dan karier nya. Setting di dalam novel membuat kita membayangkan Antwerp dengan segala keindahannya. Bahasa yang digunakan dalam novel ini begitu ringan sehingga pembaca tidak jenuh membacanya.

  1. Kelemahan

Kelemahan dari buku ini mungkin adalah genre nya yang unik dan akhir cerita yang sedikit menggantung. Banyak pertanyaan yang muncul untuk pembaca setelah membaca cerita ini .

  1. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat dibuat dari novel Fanny Hartanti ini, jangan pernah terbuai oleh yang namanya cinta. Jalani hidup dengan penuh rasa bersyukur, sayangi orang-orang yang ada di sekitar kita. Semua orang mempunyai cobaan nya masing-masing, tinggal bagaimana cara kita menghadapi ujian hidup tersebut.

Peresensi : Andriyanne Meyrizka

 

 

Langkah Membuat Resensi Buku

Dalam membuat resensi dari sebuah buku, maka poin-poin berikut ini harus diperhatikan :

  1. Jenis Buku : Menentukan apakah buku masuk dalam kategori roman, biografi, horror, atau genre lainnya. Serta menyimpulkan apakah buku merupakan karya fiksi atau nonfiksi.
  2. Keaslian Ide : Merupakan ide asli dari sang pengarang atau menyerupai dengan karya lainnya.
  3. Bentuk : Segala macam bentuk yang ada pada buku tersebut seperti ilustrasi pada cover nya , jenis kertas, jenis huruf, dan yang lainnya.
  4. Isi dan Bahasa : Dari unsur intrinsik, dilihat tema, alur, perwatakan, sudut pandang, dan sebagainya. Sedangkan Bahasa ditinjau dari struktur kalimat, gaya bahasa, ungkapan, kemudian apakah bahasa yang digunakan tidak menjenuhkan, mudah dimengerti, atau sebaliknya yaitu sukar dipahami. Pengujian materi juga diperhatikan.
  5. Simpulan : Menyimpulkan apakah buku tersebut layak dibaca, perlu dibaca, atau tidak.

Sebuah resensi harus memuat hal-hal berikut ini :

  1. Data buku atau identitas buku :
    • Judul Buku : Jika buku tersebut merupakan buku terjemahan maka lebih baik menuliskan judul asli dari buku.
    • Penulis atau pengarang : Jika buku terjemahan, maka penulis asli dari buku tersebut harus disebutkan.
    • Nama penerbit
    • Cetakan dan tahun terbit
    • Tebal buku dan jumlah halaman
  2. Judul resensi : Boleh sama dengan judul buku namun tetap dalam konteks buku.
  3. Ikhtisar isi buku : Merupakan bentuk singkat dari rangkuman, tidak mempertahankan karangan atau buku asli. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis ikhtisar sebagai berikut :
    • Membaca naskah/buku asli
    • Mencatat gagasan pokok dan isi pokok setiap bab
    • Membuat reproduksi atau menulis kembali gagasan yang dianggap penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
  4. Kelebihan dan kekurangan buku : Memberikan penilaian yang objektif disertai ulasan.
  5. Kesimpulan : Apa yang diperoleh dari buku, dan imbauan kepada pembaca. Mencantumkan nama selaku peresensi.

Contoh Abstraksi Ilmiah

ABSTRAKSI

Latar Belakang adalah masalah yang terjadi di masyarakat yang menyebabkan penulis mengambil judul skipsi ini. Salah satu contoh pengguna web internet pada dunia pendidikan adalah sistem informasi jarak jauh. Khususnya masyrakat luas yang ingin mendapatkan  informasi  yang cukup  banyak dari  suatu lembaga  pendidikan. Disadari sekarang ini masyarakat luas hanya mengetahi informasi dari mulut kemulut, pamplet atau brosur juga spanduk untuk mendapatkan informasi lembaga pendidikan yang diinginkan.  Dan juga jarak tempuh  yang  mengakibatkan  kurangnya  informasi  secara lengkap.

Tujuan Penelitian adalah yang pertama diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemudahan dalam mengakses layanan informasi yang efisien,dan ter update kepada masyarakat luas dan Lembaga Pendidikan Kursus Sinergi Indonesia dalam mempromosikan Lembaganya. Kedua, supaya penulis dapat memberikan teori-teori yang telah diterima sekaligus mematangkan dan meningkatkan pengetahuan tentang perancangan pembangunan website menggunakan aplikasi PHP dan MySQL

Metode Penelitian adalah cara yang dipakai penulis dalam membuat tulisan dan aplikasi skripsi ini. Metode pengambilan data yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi  metode literatur, wawancara, observasi, merancang dan membangun Situs ini dirancang menggunakan PHP sebagai pemogramaan dan MySQL sebagai database nya, sedangkan dreamweaver8 digunakan sebagai tempat untuk membuat layout dari situs yang telah dirancang. Dan, melakukan studi kepustakaan bisa berupa buku dan sumber-sumber informasi dari internet.

Hasil yang ingin dicapai adalah pertama semoga program bermanfaat buat masyarakat luas khususnya dalam media informasi. Kedua, semoga program bermanfaat untuk Lembaga yang terkait untuk media informasi pendidikan.

Kesimpulan adalah setelah penulis telusuri dan pelajari dari hasil dan perancangan pada skripsi ini. Dan juga saran yang berguna dan bermanfaat untuk penyempurnaan pengembangan lebih lanjut dan memberikan kemudahan bagi pemakainya, dapat menjadi alternatif pilihan utama bagi para pengunjung yang tidak mau bersusah payah dalam mencari  yang  dapat  menghabiskan  waktu,  uang,  dan  tenaga.  Pemanfaatan  Website Sebagai Media Promosi memberikan layanan sarana informasi cepat, terupdate yang dapat  diakses  oleh  siapapun  juga,  baik  dari  pihak  lembaga  kursus  maupun  para pengunjung situsnya.

Kata Kunci : Internet, Website, Media Informasi.

Daftar Pustaka : Wahyudi, Ahmad. 2011. Pemanfaatan Media Informasi Pendaftaran Peserta Kursus Pada Lembaga Pendidikan Kursus Sinergi Indonesia Berbasis Web.