Kepemimpinan

Pengertian kepemimpinan dalam organisasi

Kepemimpinan berasal dari kata bahasa inggris, yaitu leadership. Menurut Tikno Lensufie, Kepemimpinan memiliki arti luas, meliputi ilmu tentang kepemimpinan, teknik kepemimpinan, seni memimpin, ciri kepemimpinan, serta sejarah kepemimpinan.

Kepemimpinan bukan berarti memimpin orang untuk sesaat (insidental) seperti memimpin upacara bendera, memimpin paduan suara dan sebagainya. Tapi kepemimpinan lebih kepada seseorang yang memimpin suatu organisasi atau institusi.

Tikno Lensufie memberikan pengertian pemimpin sebagai seseorang yang mampu menggerakkan pengikut untuk mencapai tujuan organisasi.

Sedangkan menurut pendapat saya pribadi, kepemimpinan adalah sikap/ kemampuan seseorang dalam memotivasi sekumpulan orang untuk meraih suatu tujuan, menjadi mediator, dihormati dan menghormati, serta mampu berkomunikasi dan mengerti dengan berbagai macam pihak.

Jenis -jenis kepemimpinan 

dari sumber yang saya dapatkan ada 8 jenis kepemimpinan, berikut adalah penjabarannya :

  1. Tipe Kepemimpinan Kharismatis : Sikap kepemimpinan ini memiliki daya tarik dan pengaruh yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain.
  2. Tipe Kepemimpinan Paternalistis/Maternalistik : Paternalistik, sikap kepemimpinan ini tidak mempercayai bawahannya. Sedangkan Maternalistik menunjukan sikap yang over-protective.
  3. Tipe Kepemimpinan Militeristik : Sikap kepemimpinan ini sangat keras dan otoriter, menghendaki kepatuhan mutlak dari bawahan, kaku, komunikasi hanya berlangsung searah.
  4. Tipe Kepemimpinan Otokratis : Sikap kepemimpinan ini senang merajai situasi, keputusan selalu ditetapkan sendiri, semua hubungan dengan bawahan terlalu dipertimbangkan, seperti pemimpin akan bersikap baik hanya nila bawahan patuh, pujian pun hanya akan diberi atas pertimbangan pribadi.
  5. Tipe Kepemimpinan Laissez Faire : Sikap kepemimpinan ini tidak memiliki kemampuan untuk memimpin. Bawahan dibiarkan tanpa kepemimpinan. Pemimpin hanya berfungsi sebagai simbol.
  6. Tipe Kepemimpinan Populistis : Sikap kepemimpinan ini berpegang teguh pada nilai-nilai masyarakat yang tradisional, mengutamakan penghidupan kembali sikap nasionalisme.
  7. Tipe Kepemimpinan Administratif/Eksekutif : Tipe kepemimpinan yang mampu menyelenggarakan tugas-tugas administrasi secara efektif.
  8. Tipe Kepemimpinan Demokratis : Sikap kepemimpinan ini memberikan bimbingan yang efisien kepada para pengikutnya. Ada koordinasi pada bawahan dan kerjasama yang baik. Kekuatan dari kepemimpinan ini terletak pada partisipasi aktif dari setiap warga kelompok.

Fungsi dari pemimpin dalam organisasi

Fungsi pemimpin dalam organisasi menurut Terry (1960) dapat dikelompokkan menjadi empat :

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Penggerakkan
  4. Pengendalian

Dalam menjalankan fungsinya, pemimpin mempunyai tugas untuk mengusahakan agar kelompok nya mencapai tujuan dengan baik. Tugas utama pemimpin adalah :

  1. Memberi struktur yang jelas terhadap situasi-situasi rumit yang dihadapi kelompok.
  2. Mengawasi dan menyalurkan tingkah laku kelompok.
  3. Merasakan dan menerangkan kebutuhan kelompok pada dunia luar, baikmengenai sikap-sikap, harapan, tujuan, dan kekhawatiran kelompok(Gerungan, 1981).

sumber :

Pengertian Kepemimpinan, Fungsi Kepemimpinan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s