Keluarga Sunda

Hai readers. Seperti yang kalian tahu, Indonesia ini daerah nya banyak sekali, hal ini membuat suku nya tak terhitung, bahasa nya juga ada banyak, dan kebudayaan nya pun juga banyak. Kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang kebudayaan dari keluarga saya, kebudayaan keluarga sunda.

Silahturahim saat lebaran

Pertama, menurut saya keluarga sunda itu sangat senang bersilahturahmi. Keluarga – keluarga di kampung saya gemar menjenguki satu sama lain . Terutama saat lebaran idul fitri. Saat idul fitri, kami berangkat shalat ied bersama dan setelahnya, kami akan menyalami satu sama lain pada saat berjalan pulang, bila perlu, kami akan mampir di beberapa rumah demi silahturahmi dan Minal aidzin-an tersebut. Setelah sampai dirumah pun, kami masih banyak menerima tamu yang ingin bersilahturahmi dengan kita, dan unik nya, walaupun kita telah saling bersalaman di jalanan ataupun di rumah kami, kami akan tetap mengunjungi keluarga mereka – mereka yang belum sempat kita kunjungi. Biasanya saat bersilahturahmi, kami akan duduk dan bercengkrama sambil memakan sajian yang disediakan oleh tuan rumah, berbagi pengalaman seputar orang yang sama – sama kami kenal, dan seterusnya. Jadi memang, keluarga sunda sangat menyukai bersilahturahmi.

          Kedua, saya akan bercerita sedikit tentang tradisi kawinan tradisional di keluarga sunda. Di tradisi kami, biasanya keluarga lelaki akan memberikan hadiah kepada keluarga perempuan. Hadiah ini bisa berbagai macam rupanya. Lalu, untuk rentetan acaranya……


1.    Pertama. Keluarga lelaki secara rombongan akan datang ke rumah keluarga wanita. Keluarga lelaki jalan dengan dandanan penuh (untuk yang wanita ataupun pria) sambil jalan dengan membawa hadiah – hadiah yang akan diberi ke keluarga wanita.

2.    Saat sampai di rumah keluarga wanita (Tempat akad nikah) kami akan disambut dengan rentetan acara yang akan dipersembahkan oleh keluarga wanita. Rentetan acara ini bisa berupa berbagai macam hiburan, dan untuk kalian ketahui, kami menonton semua acara itu sambil berdiri dengan memegangi pernak pernik yang dibawa itu.

3.    Sisanya saya rasa sama seperti akad nikah seperti biasanya. Kami duduk, akad nikah pun berlangsung. Pengantin wanita tidak keluar selama akad nikah belum selesai. Setelah selesai adapun acara yang bernama saweran. Gak tau ? google it.

          Nah, Ketiga, saya akan memberitahu beberapa kebiasaan makan dari keluarga sunda saya. Kami ini sangat menyukai lalapan. Saya ulagi . SANGAT. Setiap makan, selalu ada lalapan yang menyertai makanan kami. Tidak terlupa juga sambal yang mantap untuk cocolan dari lalapan dan lauk – lauk yang tersedia. Beberapa lalap yang umum adalah daun kemangi, mentimun, daun singkong rebus, dan sebagai nya dan sebagainya~

Sekian post dari saya, semoga bermanfaat~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s